Thursday, September 20, 2018

BAB 1

BAB 1


PEMBENTUKAN TIM KERJA

A. Pembagian peran kepemimpinan
     Prinsipnya adalah sistem pendelegasian kepemimpinan kepada seluruh anggota tim yang memiliki potensi dan karakter serta kapabilitas dibidang leader ship (Sakarinto, 2014).
    Anggota tim saling berbagi peran dalam kepemimpinan sebagai contoh: kepemimpinan tim disetiap fase proyek akan didelegasikan kepada anggota yang memiliki keahlian dan pengalaman dibidang itu sehingga fungsi kepemimpinan dalam tim dilihat dan kompetensi seseorang bukan berasal dan titel, otoritas dan senioritas (Nitisastro, 2015).

B. Keterbukaan dan saling percaya
     Keterbukaan dan saling percaya mempercayai antar anggota tim. Semua anggota tim mendapatkan informasi yang sama dari akses yang sama pula serta dapat berkomunikasi dengan lancar dan jelas (Utari Sumarmo, 2015).
     Anggota tim bebas untuk mengeluarkan ide-idenya eksperimen dan kreativitas selalu diingatkan anggota lainnya wajib untuk menolong anggota bersangkutan, jika memang ide tersebut logis dan berguna (Aryanto, 2013).

C. Komunikasi
     Agar menjadi tim yang menguntungkan perusahaan karena bekerja efektif, maka suatu tim harus memiliki beberapa karakteristik, memiliki tujuan dan sasaran yang jelas atas dasar komitmen bersama. Semua anggota tim mengerti dan menyetujui  tujuan dan sasaran tim dan mereka mau bekerja sama untuk memenuhi hal tersebut (Aryanto, 2013).
     Komunikasi dapat didefinisikan sebagai memberi atau tukar informasi, isyarat atau pesan melalui kata, gerakan badan atau tulisan. Definisi ini menandakan bahwa komunikasi sebagai satu proses sepihak. Tapi sebenarnya tidaklah begitu, komunikasi bukan hanya sekedar menyampaikan pesan. Ini menyangkut interaksi antara dua insan atau lebih. Agar komunikasi menjadi efektif, kedua pihak harus terus menerus memberi dan menerima informasi baik lisan maupun tertulis (Aulia, 2012).

BAB 2

BAB 2

PENGEMBANGAN IDE PROYEK

1. Identifikasi Proyek
    Identifikasi proyek adalah proses yang mengidentifikasi orang, kelompok atau organisasi yang dapat memberikan dampak atau yang terkena dampak atas keputusan dan hasil proyek. Kemudian melakukan analisis dan dokumentasi informasi yang relevan terkait kepentingan, keterlibatan, ketergantungan, pengaruh, dampak potensial terhadap kesuksesan proyek. Output proses ini akan memberikan benefit kepada tim proyek terutama project manajer untuk mengelola pada stake holder tersebut.

·         Input
- Faktor lingkungan perusahaan
- Aset proyek organisasi 

- Bagan proyek

·         Tools & techniques
- Analisis pemangku kepentingan
- Penilaian ahli
- Rapat/pertemuan

·         Output
- Daftar pemangku kepentingan

2. Formulir Proyek
    Perubahaan pada suatu keseimbangan awal akan mengakibatkan perubahan pada sistem sosial yang akhirnya membawa sistem yang ada menjauhi keseimbangan awal. Perancanaan sebagai dari pada fungsi manajemen yang bila ditempatkan pada pembangunan daerah akan berperan sebagai arahan bagi proses pembangunan berjalan menuju tujuan disamping itu menjadi tolak ukur keberhasilan proses pembagunan yang akan dilaksanakan.
    Formulasi strategi yang disarankan dirancang untuk mempertinggi kesempatan hidup dan sukses sebuah usaha kecil. Objectif, membuat sederhana dan terfokus, fokus pada pasar yang menguntungkan, mengembangkan rencana pemasaran manajemen tenaga kerja secara efektif, membuat catatan keuangan yang jelas, tidak pernah menghambur-hamburkan kas. Memformulasikan strategi formulasi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang tepat guna mencapai tujuan perusahaan.
3. Mind Mapping
    Mind Map adalah sebuah metode untuk mengelola informasi secara menyeluruh.
Fungsi Mind Map:
- Menyimpan informasi
- Mengorganisasi informasi
- Membuat prioritas
- Memahami informasi dalam konteksnya
- Melakukan review atas seluruh materi pelajaran
- Mengingat informasi secara lengkap


BAB 3

BAB 3

              KEBUTUHAN PELANGGAN




1. Permintaan pelanggan atas proyek
  a. Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.
  bPelanggan adalah  orang/instansi/lembaga yang melakukan pembelian produk baik barang/jasa  secara berulang-ulang .

2. Macam-macam pelanggan
    a. Dari banyaknya 
    b. Dari usia
    c. Dari jenis kelamin
    d. Dari tingkat pendapatan
    e. Dari pendidikan
    f. Dari waktu pembelian
    g. Alur penjualan
    h. Geografis
    i. Agama

• Pangsa pasar proyek
     Analisis pasar dalam hal ini meliputi analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif misalnya mengidentifikasi, memisahkan dan membuat diskripsi pasar, sedangkan analisis kuantitatif misalnya menghitung besarnya perkiraan penjualan satu tahun yang akan datang (Devinta, 2015).
Pada umumnya analisis pasar meliputi: deskripsi pasar antara lain daerah atau luas pasar, saluran distribusi dan praktek perdagangan setempat. Analisis permintaan masa lalu dan masa sekarang termasuk besarnya jumlah dan nilai kunsumsi barang/jasa yang bersangkutan serta identifikasi konsumsi barang/jasa. Analisis penawaran barang/jasa pasar masa lalu dan masa sekarang (baik dari impor maupun produk lokal) juga termasuk, informasi mengenai keadaan persaingan, harga penjualan yang terjadi, kualitas dan strategi pemasaran para pesaing (Muda aktif, 2012)

• Faktor lingkungan eksternal
- Lingkungan eksternal adalah semua kejadian diluar perusahaan yang memiliki potensi untuk mempengaruhi perusahaan (Chuck Wiliams, 2001 : 51).
- Lingkungan eksternal terdiri dari unsur-unsur diluar perusahaan yang sebagian besar tak dapat dikendalikan dan berpengaruh dalam pembuatan keputusan oleh manajer (T. Hani Handoko, 1999 : 62).
- Lingkungan eksternal terdiri atas unsur-unsur yang berada diluar suatu organisasi, yang relevan pada kegiatan organisasi itu (James A.F Stoner,1996 : 66) (Oktan, 2011).

Kelas XI

1. Komunikasi Data 2. Rancang Bangun Jaringan 3. Komputer Terapan 4. Sistem Komputer 5. Adm. Server 6. Sistem Operasi Jaringan 7. Pemr...